IAE Konsultan Studi Luar Negeri – Practical Vs Research Univ

IAE Konsultan Studi Luar Negeri – Jika dilihat dari banyaknya jumlah International student atau mahasiswa asing di Australia maka tidak diragukan salah satu yang terbanyak adalah dari Indonesia. Tetapi mengapa pada saat sudah lulus & mau bekerja, banyak dari lulusan atau freshgraduate yg tidak terserap ke dalam dunia kerja di Australia. Ini disebabkan oleh banyak faktor.

Salah satu faktor adalah kesiapan lulusan universitas tersebut dalam menghadapai tekanan kerja atau memenuhi ekspektasi tempat bekerja atau perusahaan. Dilihat dari survey ini kenyataannya  lulusan mahasiswa asing memiliki nilai IPK yg lebih tinggi dibanding orang lokal (penduduk/warga negara/residence) Australia tetapi pada kenyataan atau secara aplikatif mahasiswa asing harus berjuang untuk dapat bisa mengatasi masalah komunikasi. Secara dunia kerja, lulusan dituntut mampu untuk berkomunikasi secara baik lisan maupun tulisan. Setelah ditelusuri lebih dalam ternyata permasalahannya berawal dari pemilihan universitas.

IAE Konsultan Studi Luar Negeri

Perbedaan Pandangan antara Australia & Indonesia dalam hal gelar & pengalaman kerja

Di Australia kalau menyangkut tentang pandangan gelar berbeda dengan orang Indonesia (Asia). Mengapa secara statistik orang lokal (warga negara/residence) Australia cenderung tidak degree oriented? Ini dikarenakan secara industri/perusahaan  lebih membutuhkan orang yg secara nyata bisa bekerja daripada orang yang punya gelar tapi terbukti tidak bisa bekerja atau tidak mempunyai pengalaman bekerja. Ini secara kasarnya dibilang lebih banyak teori dibanding praktek.

Pada kenyataan memang untuk dikategorikan siap kerja maka skill atau kemampuan untuk kerja harus ada. Ini bisa didapatkan lewat pengalaman kerja di sebuah perusahaan atau training atau latihan di sekolah. Perusahaan-perusahaan di Australia memandang bahwa lulusan universitas belum tentu bisa bekerja atau produktif jika bekerja dibawah tekanan atau tuntutan. Dikarenakan situasi belajar (kuliah) dan bekerja yang berbeda.

Dilihat dari supply & demand akan pegawai & pekerjaan yg ada, perusahaan-perusahaan di Australia cenderung memilih yg memiliki pengalaman kerja banyak dibanding dengan gelar tinggi. Mereka membutuhkan pekerja yg bisa bekerja bukan gelar yg orang itu punya.

Kalaupun gelar, itu berupa sertifikat bukti dari selesai training atau short course (kursus singkat) sebagai ijin profesi, ini bisa dikategorikan sebagai vocational. Dimana sekolah yg mengadakan program vocational untuk tujuannya menyuplai tenaga kerja siap kerja.

Ini berdampak pada keinginan anak-anak lulusan SMA di Australia untuk cenderung memilih sekolah sampai dengan tingkat diploma dari pada sarjana. Lulusan SMA di Australia lebih memilih cepat-cepat bekerja, menghasilkan uang sendiri dibanding harus kuliah setinggi-tingginya. Kemungkinan besar juga hal ini didukung oleh dorongan orang tua untuk anaknya segera keluar dari rumah & memilki tempat tinggal sendiri dibanding budaya Asia yg kebanyakan masih tinggal dengan orang tua walaupun sudah lulus kuliah & bekerja.

Situasi ini menghasilkan penurunan di tingkat peminat dari orang lokal Australia untuk melanjutkan sekolahnya setinggi-tingginya. Mereka lebih memilih karir dibandingkan gelar. Jika ada pun yg mengambil gelar Master atau postgraduate itu dikarenakan kebutuhan akan kenaikan jabatan atau merupakan benefit yg diberikan oleh perusahaan.

Hal ini berbeda dengan di Indonesia dimana proses rekruitmentnya berdasarkan syarat-syarat berupa gelar dengan IPK minimum, kadang-kadang penampilan dilihat, dll. Pada kenyataan ternyata tidak banyak  jumlah lulusan sarjana di Indonesia yang siap untuk dunia kerja.

IAE Konsultan Studi Luar Negeri

Perbedaan antara Practical dengan Research University

Untuk memenuhi ekspektasi dari perusahaan-perusahaan atau industry di Australia maka bermunculan yang dinamakan practical university. Kategori ini yg mempersiapakan lulusannya untuk siap bekerja di perusahaan-perusahaan. Mata kuliah yg dipersiapkan disesuaikan dengan kebutuhan akan industry yg ada atau permintaan perusahaan-perusahaan atau trend kebutuhan mereka. Sehingga mata kuliah yg ada selalu berevolusi & dinamis. Selain itu program magang sangat ditunjang & diharuskan untuk dimiliki sebelum mahasiswa universitas tersebut lulus.

Salah satu contohnya adalah University of Technology Sydney (UTS) dimana  97% lulusan mendapatkan pekerjaan dalam waktu 3 bulan sejak kelulusan (Survey 2010).

Apa bedanya dengan research university? Bila Anda lihat atau browse tentang universitas diluar maka banyak  dari Anda yg mencari berdasarkan ranking dunia. Itu sesuatu yg wajar. Tetapi apakah Anda tahu berdasarkan apa ranking tersebut? Jika ditelaah menurut kriteria maka universitas-universitas tersebut memiliki research fund atau dana penelitian yg besar. Ini yg menentukan pamornya mereka di dunia akademis.

Di Australia ada yg dinamakan group of eight yaitu universitas top ranking di Australia terdiri dari Australian National University (ANU), University of New South Wales (UNSW), Monash University,  The University of Western Australia,  The University of Sydney,  The University of Queensland, The University of Melbourne& The University of Adelaide.

Bila Anda memang tipe yg menyukai dunia penelitian maka universitas yg Anda pilih memang cocoknya research university dibanding practical university. Ini semua dibalikan kepada masing-masing orang.

Sebagai orang praktisi yg selalu mengikuti apa yg bergerak di industri atau dunia kerjanya maka dibutuhkan ilmu-ilmu baru untuk selalu ada. Beda dengan orang yg peneliti yg menentukan kebutuhan atau menciptakan kebutuhan tersebut. Proses kedua hal ini dilihat dari waktu juga berbeda. Jika praktisi lebih dinamis berubah-rubah sedangkan dunia peniliti diharuskan memiliki kesabaran untuk menunggu hasilnya atau dampaknya.

Jika ingin informasi lebih lanjut mengenai universitas yg practical atau research, silahkan datang ke kantor kami:

Paskal Hyper Square blok B27

Jl. Pasir Kaliki no. 25 – 27, Bandung

Leave a comment

Filed under IELTS, Konsultan Pendidikan, SAT, Studi Luar Negeri, Test IELTS GRATIS, TOEFL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s