Hidup di Australia | iAe Konsultan Pendidikan Luar Negeri Bandung

Hidup di Australia | iAe Konsultan Pendidikan Luar Negeri Bandung

Australia, salah satu negara tetangga kita yang khas dengan simbol Opera House-nya, juga mempunyai banyak sisi lain yang tak kalah mengagumkan di berbagai hal. Selain terkenal dengan kecantikan alamnya yang alami, gaya hidup yang multikultural, salah satu tujuan utama pendidikan bagi siswa-siswa dari berbagai penjuru dunia, juga objek wisata yang variatif, semakin menarik banyak orang untuk berkunjung bahkan tinggal dan menetap disana.

Luas daratan Australia adalah 7.617.930 km² berada di atas Lempeng Indo-Australia. Dikelilingi oleh Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, ia dipisahkan dari Asia oleh Laut Arafura dan Laut Timor. Benua terkecil di dunia dan negara terluas keenam menurut luas keseluruhan ini kepemilikan dan keterpencilannya menyebabkan dijuluki sebagai ‘benua pulau’ dan dipandang sebagai pulau terluas di dunia. Populasi Australia di pertengahan 2005 berjumlah 20.265.000. Kepadatan penduduknya merupakan salah satu yang terendah di dunia, dengan rata-rata 2,5 orang per kilometer persegi. Oleh karena  wilayahnya yang tidak terlalu padat oleh penduduk,  maka menjadi nyaman dan kondusif untuk disulap sebagai tempat tinggal.

Australia senantiasa mendapatkan manfaat dari dimensi multibudayanya sebagai salah satu negara paling beragam di dunia,  dengan menikmati kekayaan gagasan, pikiran, cita rasa serta gaya hidup. Sensus terakhir melaporkan bahwa 23% dari populasi lahir di negeri asing, dan lebih dari 40% penduduk Australia berasal dari budaya campuran. Setiap empat menit delapan detik, Australia mendapatkan seorang imigran internasional baru.

Australia juga merupakan salah satu tempat paling dinamis di dunia untuk soal santap menyantap, berkat pengaruh kuliner internasional dan masyarakat pecinta makan yang siap mendukung semua tawaran baru.  Ini merupakan salah satu efek dari bentuk multikulturalisme Australia, sehingga kuliner yang tersaji disini pun sangat variatif dalam macam dan cita rasanya.

Untuk sistem transportasinya, Australia menggunakan sistem jalan yang sama dengan Indonesia, yakni lajur kiri, dan setir kanan. Sementara itu alat-alat transportasi yang digunakan disana adalah bis, feri, trem, metrolight rail & monorail, kereta api. Trem merupakan kereta yang memiliki rel khusus di dalam kota yg merupakan solusi utk kemacetan, biasanya terdiri atas 2 kereta. Sedangkan kereta api adalah alternatif transportasi yang nyaman dan terjangkau serta menyajikan pemandangan alam yang cantik untuk menjelajahi Australia.

Ada beberapa hal yang menjadi aturan tersendiri untuk tinggal sementara ataupun menetap di Australia yaitu masalah kepengurusan visa.  Jika datang dan berkunjung kesana dalam jangka waktu kurang dari 12 minggi, maka yang dibutuhkan adalah visa turis. Sedangkan jika tujuannya belajar dan menghabiskan waktu lebih dari 12 minggu, maka yang dibutuhkan adalah vias pelajar. Adapun istilah ‘Temporary Resident’, yakni hak tinggal sementara di Australia (umumnya 4 tahun) tanpa mendapatkan fasilitas seperti permanent resident. Permanent Resident itu sendiri adalah izin tinggal tetap di Australia berbentuk visa yg berlaku 5 tahun yang diberikan kepada anda dan keluarga.Permohonan visa itu sendiri bisa diajukan secara online, secara pribadi langsung di kedubes Australia terdekat di negara Anda, atau melalui pos.

 Hidup di Australia | iAe Konsultan Pendidikan Luar Negeri Bandung

Paskal Hyper Square Blok B/27 Bandung

Mobile.081320403709

PIN BB:20ffec16

Leave a comment

Filed under IELTS, Konsultan Pendidikan, Kuliah di Sydney, Studi Luar Negeri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s